RSS

Tangkap Pembuat Virus ini dapat 3 Milyar Rupiah!!!

18 Dec

Perusahaan Software raksasa Microsoft menawarkan hadiah sebesar $250,000 atau sekitar Rp 3 Milyar untuk informasi tentang keberadaan pembuat virus komputer Conficker atau di Indonesia sering disebut virus Recycler. Dengan informasi ini, Microsoft akan melakukan penangkapan dan penghukuman pada kelompok pembuat virus yang telah menginfeksi jutaan komputer tersebut.

Para ahli mengatakan satu laptop dapat menyebarkan virus ini ke seluruh jaringan komputer. Sejauh ini, mereka dibingungkan tentang apa sebenarnya tujuan utama virus Conficker ini. Virus ini telah membuktikan bahwa penyebarannya sebagai salah satu penyebaran terbesar yang pernah terjadi.

Virus ini memanfaatkan sebuah bug di Microsoft Windows untuk menginfeksi sebagian besar jaringan perusahaan, walaupun virus ini belum menyebabkan kerusakan apapun tapi dia memiliki hubungan dengan titik asal pembuatnya, ini artinya dia dapat menerima perintah langsung dari pembuatnya untuk membuat kerusakan.

Microsoft telah membagikan patch untuk memperbaiki bug ini, tetapi jika satu PC terinfeksi di sebuah jaringan besar, virus ini dapat menyebar tanpa terkendali sehingga sering menginfeksi ulang PC yang sudah diperbaiki, sehingga patch yang sudah dilakukan menjadi percuma.

Ancaman virus ini mendesak Microsoft yang bekerjasama dengan industri teknologi lainnya untuk mengumumkan hadiah sebesar $250,000 untuk informasi tentang keberadaan pembuat virus Conficker ini.

“Sebagai bagian dari usaha keamanan berkelanjutan Microsoft, kami tak henti-hetinya mencari berbagai macam cara dan pengembangan metodologi untuk melindungi pelanggan kami” kata George Stathakopoulos, dari Microsoft’s Trustworthy Computing Group.
Mikko Hypponen, pemimpin penelitian di anti-virus F-Secure mengatakan banyaknya penyebaran virus sebenarnya tidak diketahui, tapi dalam 24 jam terakhir perusahaannya memonitor sinyal Conficker dari dua juta alamat protokol Internet.
“Itu sangat banyak” dia bercerita pada CNN. “Dan satu alamat IP disini tidak berarti satu komputer yang terinfeksi, itu sebenarnya berarti setidaknya satu komputer terinfeksi.”

“Sebagian besar alamat-alamat IP adalah proxy atau firewall perusahan, yang dibelakangnya terdapat lebih banyak PC yang terinfeksi. Jadi, ini membuat tidak mungkin untuk memperkirakan total banyaknya sistem yang terinfeksi. Jadi penyebarannya itu sangat besar”

Microsoft sebelumnya sudah pernah membayar hadiah yang sama untuk seseorang yang menginformasikan keberadaan pembuat virus Sasser, salah satu virus terkenal pada tahun 2004. Pelaku sudah dibawa ke Jerman, dimana dia dijatuhi hukuman satu tahun kemudian.

Jadi, walaupun hampir tidak mungkin pembuat virus Conficker ini berada di Indonesia, jika Anda tahu tentang keberadaan pembuat virus ini segeralah melapor ke Microsoft, Anda akan langsung menjadi milyuner karena mendapatkan hadiah Rp 3 Milyar. Untuk pembuat virus lokal, segeralah bertobat karena tidak menutup kemungkinan Anda juga bisa dipenjarakan akibat terus membuat virus dan menyebarkannya di Indonesia.

Sebagai informasi, sudah diperkirakan ribuan bahkan puluhan ribu komputer di Indonesia terinfeksi virus Conficker. Karena virus ini mempunyai kemampuan luar biasa, kemungkinan besar komputer Anda juga akan segera terinfeksi. Jadi, untuk mencegah terjadinya infeksi virus Conficker, gunakanlah Smadav Rev. 3 dengan fitur SmaRTP RealTime Protection-nya akan selalu menjaga PC Anda dari infeksi virus-virus semacam ini. Mencegah lebih baik daripada mengobati.

Sumber : VirusLokal.com

 
Leave a comment

Posted by on 18 December 2010 in Seputar Komputer

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: