RSS

6. Pelapisan Sosial dalam Masyarakat

21 Nov

Pernahkah kalian mendengar yang namanya “Stratifikasi Sosial” atau yang biasa disebut dengan “Pelapisan Sosial”? Definisi sistematik antara lain dikemukakan oleh Pitirim A. Sorokin bahwa pelapisan sosial merupakan pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat (hierarkis). Perwujudannya adalah adanya lapisan-lapisan di dalam masyarakat, ada lapisan yang tinggi dan ada lapisan-lapisan di bawahnya. Setiap lapisan tersebut disebut strata sosial. (dikutip dari Wikipedia Indonesia)

P.J. Bouman menggunakan istilah tingkatan atau dalam bahasa Belanda disebut stand, yaitu golongan manusia yang ditandai dengan suatu cara hidup dalam kesadaran akan beberapa hak istimewa tertentu dan menurut gengsi kemasyarakatan. Istilah stand juga dipakai oleh Max Weber. Jadi, kita hidup di dalam masyarakat, secara tidak langsung telah ditingkat-tingkatkan berdasarkan ukuran sesuatu, seperti ukuran kekayaan, ukuran kehormatan, bahkan ukuran ilmu pengetahuan. Kita harus menyadari itu karena hal itu semua tidak bisa dihilangkan dan dimusnahkan.

Dalam tulisan saya kali ini, saya akan sedikit mengkaji tentang kenyataan-kenyataan karena adanya pelapisan sosial tersebut, yaitu pelapisan antara kaum elite (ningrat) dengan kaum melarat, mengkaji peranan kaum berkuasa dan berduit (elite) terhadap massa, dan bagaimana mereka sering dipercaya dalam memegang strategi, ya walaupun belakangan ini masyarakat sudah tidak percaya terhadap kaum ini, khususnya orang-orang pemerintahan yang tidak bisa dipercaya.wkwkwk…😀. Pelapisan ini sudah sangat erat di negara kita ini. Kaum elite (kita sebut kaum atas saja) cenderung tidak mau bergaul dengan kaum di bawahnya. Mereka lebih memilih untuk bergaul dengan kaum atas juga karena bagi mereka lebih menguntungkan jika bergaul dengan kaum atas juga dibandingkan dengan kaum yang dibawahnya.

Namun sebenarnya, kaum atas ini juga mempunyai peranan terhadap massa kaum bawah. Kita lihat saja orang-orang yang mencalonkan diri sebagai kepala bupati, walikota, DPR, MPR, dan yang ingin menjadi orang-orang politiklah. Lihat berapa banyak massa yang mengikutinya, bisa dibilang orang-orang atas ini mampu mengumpulkan massa karena mereka juga dilihat mampu dalam menyusun strategi. Nah strategi-strategi inilah yang membuat sebagian kaum bawah mempercayai mereka untuk membuat strategi karena dinilai mereka sudah berpengalaman. Namun seperti yang saya sudah katakan di atas, ketika kaum atas ini sudah dipercaya oleh masyarakatnya, mereka cenderung lupa akan amanah-amanah yang diberikan, mereka bahkan tidak menjalankan amanah-amanah rakyatnya, karena mereka cenderung untuk “berbisnis” kembali dengan orang-orang di kaum atas juga untuk mendapatkan keuntungan bagi dirinya sendiri. Sungguh memilukan memang, “Yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin”.

Ya itulah yang terjadi di dalam masyarakat di negara kita. Semoga bisa menjadi pertimbangan kepada kita untuk tidak terlalu mengharapkan janji-janji dan bualan-bualan yang diucapkan oleh kaum di atas ini. Bukan kita tidak menjudge kalau semua ucapan kaum atas ini adalah bohong, namun kita sudah berpengalaman (bukan hanya kaum atas saja yang memiliki pengalaman dalam menyusun strategi, tapi kaum bawah pun juga berpengalaman dalam memilah-memilah janji-janji dari orang atas ini) karena sudah sering dibohongi oleh ucapan dan janji-janji dari kaum atas ini. Sekian dari saya, mohon maaf kalau ada salah kata. Terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Menurut saya, pelapisan sosial itu tidak bisa dihilangkan. Hal ini akan terus ada hingga kapan pun, selama masing-masing dari mereka masih merasa nyaman dengan yang segolongannya, tidak mau bergaul dengan yang berbeda kaum tersebut.

 
Leave a comment

Posted by on 21 November 2010 in Tugas Kuliah

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: