RSS

2. Kebudayaan dan Keperibadian

11 Oct

Di negara kita banyak sekali terdapat berbagai macam suku dan bangsa yang sangat beraneka ragam. Dari keanekaragaman tersebut, terdapat bermacam-macam kebudayaan yang bersifat kepercayaan terhadap suatu hal. Nah tulisan saya kali ini adalah tentang hubungan kebudayaan terhadap suatu kepercayaan yang ada di negara kita ini dengan keperibadian seseorang akibat adanya kebudayaan tersebut.

Masyarakat Bali sedang membawa sesajen

Setiap kebudayaan di suatu daerah akan menglatarbelakangi kepribadian masyarakat di daerah tersebut. Hal ini dikarenakan adanya efek psikologis terhadap hasil dari pengaruh kepercayaan tersebut. Sebagai contoh di masyarakat Bali saja. Kepercayaan masyarakat Bali terhadap pemujaan makhluk halus begitu kental. Mereka bahkan rela berbondong-bondong membawa makanan mereka hanya untuk disesajenkan kepada makhluk halus di sekitarnya. Menurut mereka, dengan memberikan sesajen kepada para makhluk halus, kehidupan sehari-hari mereka tidak akan diganggu oleh para makhluk halus tersebut. Sehingga secara psikologis, kejiwaan mereka justru semakin tenang dan tentram. Mereka terkenal dengan keramah-tamahan mereka terhadap orang asing, bahkan oleh orang-orang bule.

Ketenangan dan ketentraman di Bali

Dan bukan hanya itu, bahkan secara tidak langsung, kita seperti tersugesti dikarenakan masyarakat Bali itu ramah terhadap orang asing, sehingga ketika kita berkunjung ke Bali, kita akan “seperti” merasakan ketenangan dan ketentraman. Secara psikologis itu bisa dijelaskan, dikarenakan kita sudah membayangkan untuk beradaptasi dengan kebudayaan mereka (meskipun kita tidak melakukan semua kebudayaan mereka) sehingga terciptalah kepribadian baru terhadap perasaan yang tenang dan tentram.

Jadi bisa dikatakan, kepribadian kita itu dilatarbelakangi oleh lingkungan dan kebudayaan di daerah tempat tinggal kita tersebut. Jika kita tinggal di kebudayaan dan lingkungan yang mengharuskan kita untuk hidup dengan keras, maka kepribadian kita pun akan menjadikan sifat kita keras pula, dan begitu pula dengan sebaliknya.

Demikianlah tulisan dari saya yang Insya Allah hasil pemikirannya 95% dari keringat otak saya sendiri, emangnya otak bisa keringetan ya??. Semoga tulisan saya ini bisa membantu untuk menambah wawasan pengetahuan anda sekalian. Mungkin ada yang tidak setuju dengan tulisan saya, tapi inilah pendapat saya. hhehehe..🙂

 
Leave a comment

Posted by on 11 October 2010 in Tugas Kuliah

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: