RSS

1. Manusia Sebagai Diri Saya Pribadi

02 Oct

Pernahkah kalian berpikir mengapa manusia diciptakan berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya? Mungkin kita ada yang sudah mendapatkan jawabannya dan juga ada yang masih tidak tahu kenapa sih kita semua ini berbeda. Mungkin menurut saya jawabannya adalah agar tercipta keseimbangan di dunia. Mengapa? Tidak mungkin seluruh manusia mempunyai kepribadian yang sama dan serupa, maka tidak akan bisa tercipta variasi dalam hidup yang di mana variasi itu sendiri adalah aspek yang paling penting dalam penciptaan manusia yang berbeda-beda. Seperti halnya saya, bahkan dengan saudara kandung saya saja masih terdapat perbedaan dari segi bentuk, sifat, dan tingkah laku.

Kakak laki-laki saya suka sekali bergaul dengan teman siapa saja. Sejak kecil, dia mudah sekali untuk mendapatkan pergaulan karena sudah menjadi sifatnya seperti yang orang-orang bilang yaitu supel (suka pergaulan). Berbeda dengan saya, I’m totally different with him. Yah, itulah saya yang dulu. Saya merasa kurang sekali dalam pertemanan dikarenakan sifat saya yang pendiam waktu dulu. Saya lebih memilih untuk  diam, melamun, bahkan saya suka berbincang-bincang di dalam hati dengan diri sendiri, iya saya jujur itu seperti anak autis. hahaha.. Ya itulah, This is Real, This is Me. Ini adalah kenyataan, dan ini adalah saya.

Tapi lambat laun, saya mulai menyadari kalau saya tidak bisa seperti itu terus yang hanya terus diam, melamun, dan hanya memandangi awan di langit yang biru di balik jendela. Perlahan-lahan saya mulai mencari-cari apa masalahnya mengapa saya tidak bisa seperti kakak saya yang supel itu. Mengapa saya begitu kuper?? Akhirnya, mungkin saya mendapatkan hidayah atau apa, saya bisa menemukan penyebabnya. Karena semuanya selalu saya pendam sendiri. Setelah saat itu, saya mulai merubah sifat jelek saya itu, tapi dengan perlahan-lahan. Karena saya tahu, segala sesuatu yang diubah secara drastis dengan tiba-tiba pasti akan mengakibatkan hasil yang fatal. Dimulai ketika saya SMP kelas 2 untuk berubah dengan bergabung dengan teman-teman ketika mereka pada bermain, terus hingga akhirnya ketika SMA, saya menemukan jati diri yang sebenarnya.  Saya mulai mendapatkan banyak pertemanan karena saya mencoba mengenal lingkungan, bukan meminta untuk dikenal oleh lingkungan. Sehingga saya menciptakan variasi dalam diri saya pribadi.

Ya itulah sepenggal hiruk-pukuk kehidupan saya. Pendek kata, dengan perbedaan kita bisa membuat variasi dalam hidup ini untuk hidup yang lebih baik lagi sehingga tercipta kehidupan yang seimbang. Jangan takut untuk berubah ke arah yang lebih positif. Dan temukanlah Manusia Sebagai Diri Anda Pribadi. Ituuuu….😀

 
Leave a comment

Posted by on 2 October 2010 in Tugas Kuliah

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: